Faktaterkini.co.id, Medan - Demi terciptanya lingkungan sosial yang sehat dan bebas dari Narkoba, management Lion KTV mendukung penuh kegiatan Polri serta jajaran untuk merazia di setiap Tempat Hiburan Malam (THM).
Namun sangat disayangkan, dengan adanya razia tersebut, banyak pemberitaan di media tentang peredaran narkoba di club malam Kota Medan yang dibuat para wartawan "Bodrex" yang memiliki perkumpulan dengan menerbitkan berita dengan tampilan foto dan tulisan yang nyaris serupa, diduga segelintir orang yang menyebut diri mereka insan PERS namun tidak memahami aturan jurnalistik.
Dijelaskan pada salah satu poin di dalam aturan jurnalistik yaitu wartawan yang membuat suatu berita diharuskan untuk turun langsung ke lokasi agar wartawan yang meliput dapat keterangan atau data secara langsung sehingga masyarakat dapat memperoleh berita dengan benar dan akurat.
Bila adanya opini atau menduga-duga dalam suatu berita maka hal ini bisa saja menimbulkan efek yang tidak baik apalagi sampai adanya fitnah dalam pembuatan berita bahkan mencoreng buruk bagi insan PERS.
Seperti yang terjadi pada Lokasi Hiburan Malam LION KTV N Club yang berada di Kawasan Komplek Megapark, Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.
Lokasi hiburan malam ini yang telah beroperasi sekitar empat bulan kerap kali dijadikan pemberitaan sebagai tempat beredarnya narkoba.
Hal itu terbantahkan secara langsung setelah tim dari Direktorat Narkoba Polda Sumut melakukan razia pada Selasa (11/11/2025) malam lalu.
Seluruh ruangan yang ada di LION KTV dimasuki petugas dan para pegawai tidak luput dari pemeriksan alhasil Narkoba yang disebut dalam pemberitaan di beberapa media kemarin jelas tidak benar karena di lokasi itu para pengunjung dan pegawai dinyatakan bersih alias “Mulus” oleh petugas yang merazia tersebut.
RA (40) mewakili Management LION KTV usai kegiatan razia memberikan pernyataan secara jelas dan tegas bahwa tempat yang menjadi pemyambung asap dapur rumahnya itu bukanlah Lokasi peredaran narkoba sebagaimana tuduhan beberapa media yang menyebut LION KTV sebagai tempat transaksi jual beli narkoba.
Pria yang menjabat sebagai Humas LION KTV ini menghimbau untuk pimpinan redaksi media supaya lebih mengingatkan wartawan mereka agar mentaati aturan jurnalistik agar tugas yang dilakukan dapat memiliki hasil yang optimal tanpa ada menimbulkan efek negatif pasca terbitnya berita yang dibuat oleh wartawan tersebut.
“Kita tidak menjual yang disebutkan, apalagi sampai adanya transaksi narkoba di tempat ini," tegas RA
Dikatakan RA, nama baik management merasa dirugikan akibat adanya pemberitaan di beberapa media yang menyudutkan LION tanpa melakukan penelusuran ke lokasi. (Redaksi)

