Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

‎Dana Desa Sampali 2023–2024 Tembus Rp2,3 Miliar, Penggunaan Anggaran Dipertanyakan Publik ‎

Rabu, 18 Maret 2026 | Rabu, Maret 18, 2026 WIB Last Updated 2026-03-18T07:26:29Z

 

Ilustrasi Korupsi Dana Desa

Faktaterkini.co.id
,‎Deli Serdang | faktaterkini.co id — Pengelolaan Dana Desa di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang kembali menjadi sorotan. Berdasarkan data penyaluran Dana Desa yang diperbarui pada 19 Desember 2024, total anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat untuk Desa Sampali pada tahun 2023 dan 2024 mencapai lebih dari Rp2,3 miliar. 17/03/26

‎Pada tahun 2023, Desa Sampali menerima pagu Dana Desa sebesar Rp1.155.347.000 dan seluruhnya telah tersalurkan dalam dua tahap. Sementara pada tahun 2024, pagu Dana Desa kembali meningkat menjadi Rp1.169.633.000 dan juga telah disalurkan sepenuhnya dalam dua tahap.

‎Jika ditelusuri dari rincian penggunaan anggaran, sejumlah kegiatan yang dibiayai Dana Desa tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat terkait efektivitas dan transparansi pelaksanaannya.

‎Pada tahun 2023, anggaran digunakan untuk berbagai kegiatan seperti pembangunan dan peningkatan jalan lingkungan permukiman yang tercatat beberapa kali dengan nilai bervariasi, mulai dari Rp30 juta hingga lebih dari Rp124 juta. Selain itu terdapat pula pembangunan balai desa sebesar Rp30 juta, pembangunan gapura atau batas desa sekitar Rp27,9 juta, hingga pembangunan sarana olahraga desa mencapai Rp95 juta.

‎Yang cukup mencolok, terdapat pos “Keadaan Mendesak” yang tercatat sebanyak empat kali, masing-masing sebesar Rp54 juta, sehingga totalnya mencapai Rp216 juta. Penggunaan anggaran pada kategori ini dinilai perlu penjelasan lebih lanjut agar tidak menimbulkan spekulasi publik.

‎Tidak hanya itu, dana juga digunakan untuk kegiatan festival kesenian, adat dan keagamaan desa dengan total mencapai lebih dari Rp70 juta, serta pembinaan karang taruna sebesar Rp20 juta.

‎Sementara pada tahun 2024, Dana Desa Sampali kembali digunakan untuk sejumlah kegiatan seperti pembangunan sistem pembuangan air limbah atau drainase dengan nilai Rp154.228.000, penguatan ketahanan pangan desa sebesar Rp89,2 juta, serta pembangunan sarana dan prasarana kepemudaan dan olahraga desa senilai Rp54.755.400.

‎Selain itu, terdapat juga beberapa kegiatan posyandu dengan total puluhan juta rupiah, serta program penyuluhan dan pelatihan pendidikan masyarakat yang mencapai Rp61 juta.

‎Meski secara administrasi seluruh anggaran telah dilaporkan tersalurkan, sejumlah kalangan masyarakat menilai perlu adanya transparansi lebih terbuka terkait realisasi fisik kegiatan di lapangan, terutama pada proyek infrastruktur lingkungan serta penggunaan anggaran dalam kategori keadaan mendesak.

‎Publik berharap pemerintah desa ( Kepala Desa ) dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai pelaksanaan kegiatan yang menggunakan Dana Desa tersebut, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan serta dapat memastikan bahwa anggaran miliaran rupiah itu benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sampali.


‎Ketika di konfirmasi melalui aplikasi WhatsApp Kepala Desa tidak memberikan klarifikasinya, ada apa dengan desa sampali kecamatan Percut Seituan.


‎Selain itu, masyarakat juga meminta agar instansi terkait seperti Inspektorat Kabupaten Deli Serdang maupun pihak berwenang lainnya melakukan pengawasan dan evaluasi agar pengelolaan Dana Desa berjalan sesuai aturan dan prinsip akuntabilitas.

‎Dengan besarnya anggaran yang dikucurkan setiap tahun, transparansi dan keterbukaan informasi dinilai menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan Dana Desa di tingkat pemerintahan desa. (Team)

×
Berita Terbaru Update